Sejumlah pelajar di Jombang mendapatkan
paket kunci jawaban Ujian Nasional (Unas) via SMS (Short Message Service).
Kunci jawaban itu diterima para pelajar mulai tadi pagi untuk semua paket, IPA,
IPS, dan Bahasa Indonesia. Kuat dugaan, kunci jawaban Unas ini terkait dengan
transaksi jual beli kunci sebelumnya.
Lumatul Fitriyah, salah peserta Unas
mengatakan, ia mendapatkan kiriman jawaban Unas melalui SMS. Ia tidak sendiri.
Sejumlah temannya juga mendapatkan kiriman serupa secara berantai. "Pagi
tadi saya mendapatkan SMS yang berisi jawaban Unas untuk mata pelajaran Bahasa
Indonesia. Jawaban itu lengkap untuk semua paket, yakni A-B-C-D-E," kata
Fitriyah sembari menunjukkan SMS yang dimaksud, Minggu (15/4/2012).
Fitriyah dan teman-temannya sebenarnya
tidak yakin dengan bocoran tersebut. Oleh karena itu, ia kemudian melaporkan
hal itu ke Dewan Pendidikan setempat. "Yang saya terima kunci jawaban
untuk mata pelajaran yang diujikan Senin, yaitu Bahasa Indonesia. Saya sudah
melapor ke Dewan Pendidikan," kata Fitriyah mengulang.
Ketua Dewan Pendidikan Jombang, KH Junaidi
Hidayat, membenarkan temuan itu. Untuk itu, pihaknya mendesak semua pihak,
termasuk Dinas Pendidikan dan Kepolisian, untuk segera menindaklanjuti dugaan
kebocoran soal ujian tersebut. Dewan Pendidikan khawatir, kondisi itu akan
mengacaukan pelaksanaan Unas di Jombang.
Junaidi menambahkan, sebelumnya Dewan
Pendidikan sudah melakukan penelusuran terkait sinyalemen jual beli soal dan
kunci jawaban yang harganya sekitar Rp 7,5 juta.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar